MALING – 19 TAHUN KASUS MUNIR! HARAPAN ITU MASIH ADA, BUKAN PADA PENGUASA, TAPI PADA GENERASI MUDA!
video
play-sharp-fill
Loading advertisement...
Preload Image
Up next

PWK – NGE-GESER MAKAM PAS LAGI M*BOK, GOFAR HILMAN KESURUPAN SAMPE DINGAJIIN!!

Cancel
232,482 Views

MALING – 19 TAHUN KASUS MUNIR! HARAPAN ITU MASIH ADA, BUKAN PADA PENGUASA, TAPI PADA GENERASI MUDA!

Hallo Paramaling! Kembali lagi di Channel HAS Creative, kali ini MALING (Mamat Keliling) kedatangan Seorang Aktivis Perempuan Indonesia yang masih setia menuntut kasus Hak Asasi Manusia nya untuk Suaminya Alm. Munir, ini dia Suciwati!

Suciwati yang di kenal juga sebagai Istri Alm. Munir ini kelahiran Malang, 28 Maret 1968 adalah seorang aktivis Hak Asasi Manusia yang masih memperjuangan kasus suaminya yang tewas diracun dalam perjalan ke Amsterdam, Belanda pada tanggal 7 September 2004. Suciwati adalah lulusan IKIP Negeri Malang Jurusan Sastra Indonesia. Ia pernah engajar di MIN Malang I yang beralamat di Jalan Bandung, Malang serta setelah lulus kuliah, ia mengajar di SMA Swasta Cokroaminoto Malang. Setelah mendengar keluhan teman-teman masa kecilnya atas pelecehan yang terjadi ditempat kerja mereka, Suciwati memutuskan keluar dari profesi guru terjun langsung masuk jadi buruh. Dipabrik itu Suciwati mengorganisir buruh dan sesudahnya berhasil mendirikan PUK SPSI disana dan sejak itu dia terjun mengadvokasi buruh jauh sebelum bertemu dengan suaminya, Munir. Diruang aktifisme buruh di Malang yang akhirnya mempertemukan mereka.
Suciwati menikah dengan aktivis Munir Said Thalib pada tahun 1996. Mereka mempunyai dua anak, yang pertama seorang putra bernama Soultan Alif Allende (lahir pada 12 Oktober 1998), dan yang kedua seorang putri bernama Diva Suukyi Larasati (lahir pada 18 Juli 2002). Setelah kematian Munir dia bekerja di Yayasan Tifa Suciwati mendorong dukungan terhadap pembela hak asasi manusia dan korban pelanggaran HAM berat. Membuat program Human Right Support Facility bekerja sama dengan Dompet Duafa membantu bea pendidikan keluarga korban, kesehatan, dan kursus ketrampilan. Suciwati juga menginisiasi demontrasi damai’melawan lupa’ yang lebih dikenal Aksi Kamisan depan istana dimulai tanggal 18 Januari 2007 yang hari ini masih eksis dan sekarang merambah ke 46 kota yg melakukan hal serupa. Mengingatkan negara bahwa kejahatan kemanusiaan di Indonesia belum pernah menghukum pelakunya dan harus diselesaikan oleh pemerintah. Setelah pindah ke Batu pada th 2013 Suciwati bersama teman2 nya yaitu Smita Noto Susanto, Andi Achdian, Mufti Makarim mendirikan Museum HAM Munir pada tanggal 8 Desember 2013 dirumah kediamannya di Batu. Pada tanggal 14 September 2022 Suciwati meluncurkan buku berbasis biografi Munir dan Suciwati yang berjudul “Mencintai Munir” bagi dia judul ini berarti mencintai kebenaran dan keadilan seperti perjuangan yang dilakukan oleh almarhum suaminya, Munir semasa hidupnya. Suciwati mendapatkan penghargaan atas kegigihannya, mulai pada tahun 2005 dari Time Asia sebagai salah satu Pahlawan Asia (Asia Heroes), kemudian tahun 2006 Human Rights First Gala Dinner US atas nama Suciwati dan Munir, Suciwati dinilai bekerja tanpa lelah untuk membawa pembunuh Munir kepengadilan, sedangkan Munir sebagai pejuang HAM terdepan di Indonesia. Pada tahun 2006, Suciwati mendapat penghargaan dari Metro TV Award, dan People of the Year kategori hukum pada tahun 2009 dari Seputar Indonesia RCTI.

Di Episode kali ini, Mamat Alkatiri dan Suciwati berbagi cerita tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia yang masih minim. Hampir 19 tahun kasus Alm. Munir masih belum terungkap pelaku utama pembunuhannya, Suciwati berbagi cerita tentang pengalamannya memperjuangkan Hukum bagi suaminya dari 2005 hingga sekarang. Ia juga berbagi cerita tentang kasus hak-hak asasi manusia di daerah dari aceh hingga papua yang masih terus berlangsung untuk diperjuangkan. Bagaimana sih kisah suciwati dan Mamat Alkatiri untuk membongkar kasus Hak Asasi Manusia di Indonesia ini? Penasaran? Saksikan Hanya di Channel Youtube Has Creative.

MALING – 19 TAHUN KASUS MUNIR! HARAPAN ITU MASIH ADA, BUKAN PADA PENGUASA, TAPI PADA GENERASI MUDA!

#MamatAlkatiri #MalingPodcast #PodcastKomedi #Komedian #AbdelAchrian #CingAbdel #MamatKeliling

Untuk pembelian Official Merchandise Has Creative:
Link Shopee https://shopee.co.id/tokonyayanti
Link Tokopedia https://www.tokopedia.com/tokonyayanti

Kunjungi perkembangan Sosial media channel kami:
Instagram: https://www.instagram.com/hascreativeid/
Twitter: https://twitter.com/hascreativeid
Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSJ4ys1UU

#milenial #Maling #politik #fun

For business enquiry, please contact:
corcomm@hascreative.id